<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="en">
	<id>http://glottopedia.org/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=SantosoDannika</id>
	<title>Glottopedia - User contributions [en]</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://glottopedia.org/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=SantosoDannika"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="http://glottopedia.org/index.php/Special:Contributions/SantosoDannika"/>
	<updated>2026-04-12T03:05:57Z</updated>
	<subtitle>User contributions</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.34.2</generator>
	<entry>
		<id>http://glottopedia.org/index.php?title=Talk:Frasa&amp;diff=18947</id>
		<title>Talk:Frasa</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://glottopedia.org/index.php?title=Talk:Frasa&amp;diff=18947"/>
		<updated>2024-06-07T08:16:11Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SantosoDannika: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Hallo Dannika! Thanks for the article, I was able to learn a lot more about 'Frasa'. If I could give a suggestion, it would be better if the examples are arranged separately from the description sentence or not in the same paragraph. But overall your article is very good. I was able to understand it well.--[[User:Tangkeallo|Tangkeallo]] ([[User talk:Tangkeallo|talk]]) 06:56, 30 May 2024 (UTC)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Hallo Quido! Thank you for your feedback, i really appreciate it! Now i have moved the examples in separate section :)--[[User:SantosoDannika|SantosoDannika]] ([[User talk:SantosoDannika|talk]]) 07:48, 30 May 2024 (UTC)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hello Dannika! This article about 'Frasa' is very well written and easy to understand, thanks to you. If you don't mind, I would like to tell you one thing I find confusing. In the sub-heading 'Contoh-Contoh Frasa', you give examples of 'Jenis-Jenis Frasa'. Can you give a short description of that before you give examples? That would be very helpful. Regardless, I think you already did a great job! Thank you. --[[User:Andynsaffa|Andynsaffa]] ([[User talk:Andynsaffa|talk]]) 07:31, 7 June 2024 (UTC)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Hi Andyn! Thank you for your comment and feedback, i really appreciate it! I already gave a short description of the 'Jenis-Jenis Frasa'. I hope you can understand it better. Once again, thank you very much :) --[[User:SantosoDannika|SantosoDannika]] ([[User talk:SantosoDannika|talk]]) 08:16, 7 June 2024 (UTC)&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SantosoDannika</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>http://glottopedia.org/index.php?title=Frasa&amp;diff=18946</id>
		<title>Frasa</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://glottopedia.org/index.php?title=Frasa&amp;diff=18946"/>
		<updated>2024-06-07T08:11:50Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SantosoDannika: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;== Definisi Frasa ==&lt;br /&gt;
Frasa adalah satuan gramatik yang terdiri dari dua kata atau lebih yang tidak melampaui batas fungsi (Chaer, 1997). Menurut Eriyanti, et al. (2020), frasa sering disebut sebagai gabungan kata gramatikal yang mengisi bagian pada fungsi sintaksis. Frasa tidak memiliki predikat seperti klausa, sehingga tidak dapat berdiri sendiri sebagai kalimat lengkap. Frasa dapat berfungsi sebagai subjek, predikat, objek, pelengkap, atau keterangan dalam sebuah kalimat. Gabungan kata yang memiliki morfem bebas seperti “ahli biologi” atau “tangan di atas” dapat dikatakan sebagai frasa. Frasa tidak bisa dipisahkan karena makna dalam kalimat akan berubah jika frasa dipisahkan. Contohnya pada kalimat yang diusulkan oleh Eriyanti, et al. (2020), “Indra memasak di dapur baru”. Ketika ingin memindahkan frasa “dapur baru”, pemindahan frasa itu harus dilakukan pada semua unsur frasa itu atau secara keseluruhan dan tidak bisa memindahkannya menjadi “Dapur Indra memasak di baru” karena pemindahan frasa yang dipisahkan akan menyebabkan makna kalimat menjadi tidak jelas. Menurut Sihombing dan Kentjono (2009) frasa dibagi menjadi tiga jenis yaitu, frasa eksosentris, frasa endosentris, dan frasa koordinatif. Berikut adalah penjelasannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis-Jenis Frasa ==&lt;br /&gt;
=== Frasa Eksosentris ===&lt;br /&gt;
Frasa eksosentris adalah frasa yang tidak memiliki konstruksi yang sama dengan komponen pembentuknya (Eriyanti, 2020). Dalam kata lain, frasa eksosentris adalah frasa yang salah satu pembentuknya adalah preposisi. Misalnya frasa “di rumah” pada kalimat “Kami bermain di rumah”. Ketika salah satu unsur pada frasa “di rumah” dihilangkan, maka frasa tersebut tidak dapat menduduki unsur keterangan dalam kalimat. Kalimat akan menjadi “Kami bermain di” atau “Kami bermain rumah”, dimana kalimat itu tidak dapat berterima maknanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Frasa Endosentris ===&lt;br /&gt;
Frasa endosentris adalah frasa yang memiliki distribusi yang setara, sehingga frasa tetap dapat digunakan apabila dihilangkan salah satu unsurnya (Eriyanti, 2020). Frasa endosentris juga dapat dipahami sebagai frasa yang mempunyai induk. Frasa endosentris memiliki komponen atasan dan komponen bawahan. Contohnya adalah frasa “kucing hitam” dalam kalimat “Saya melihat kucing hitam”, yang menjadi komponen atasan adalah “kucing” dan komponen bawahannya adalah “hitam”. Meskipun komponen bawahan dalam frasa “kucing hitam” dihilangkan, hal tersebut tidak mengubah makna kalimat, yaitu “Saya melihat kucing”. Dalam Frasa “kucing hitam” yang menjadi induknya adalah kucing yang menjadi frasa ini sebagai frasa nominal karena induknya adalah nomina. Induk frasa endosentris ditentukan oleh kelas kata atau jenisnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Frasa Koordinatif ===&lt;br /&gt;
Frasa koordinatif adalah frasa yang komponen pembentuknya bersifat sama atau sederajat. Frasa koordinatif dapat dihubungkan dengan penghubung karena memiliki bentuk yang sama atau sederajat. Contohnya adalah frasa “ayah (dan) ibu” atau “panjang (atau) pendek”, kedua contoh frasa itu dapat dihubungkan dengan penghubung dan, atau, maupun, tetapi, dan lain sebagainya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
== Contoh-Contoh Frasa ==&lt;br /&gt;
=== Frasa Eksosentris ===&lt;br /&gt;
==== Frasa Preposisional ====&lt;br /&gt;
Frasa preposisional adalah frasa yang diawali dengan preposisi dan diikuti oleh objek preposisi.&lt;br /&gt;
* Di atas meja&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Dengan cepat&lt;br /&gt;
==== Frasa Adverbial ====&lt;br /&gt;
Frasa adverbial adalah frasa yang berfungsi sebagai keterangan dalam kalimat dan memberikan informasi tambahan.&lt;br /&gt;
* Karena hujan&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Setelah makan&lt;br /&gt;
==== Frasa Idiomatik ====&lt;br /&gt;
Frasa idiomatik adalah frasa yang tidak dapat diterjemahkan secara harfiah, tetapi memiliki makna kiasan yang diakui secara umum.&lt;br /&gt;
* Kambing hitam&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Buah tangan&lt;br /&gt;
=== Frasa Endosentris ===&lt;br /&gt;
==== Frasa Nominal ==== &lt;br /&gt;
Frasa nominal adalah frasa yang intinya adalah kata benda atau kata yang berfungsi sebagai kata benda.&lt;br /&gt;
* Buku baru&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Rumah besar&lt;br /&gt;
==== Frasa Verbal ====&lt;br /&gt;
Frasa verbal adalah frasa yang intinya adalah kata kerja atau kata yang berfungsi sebagai kata kerja.&lt;br /&gt;
* Membaca buku&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Menulis surat&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
==== Frasa Adjektival ====&lt;br /&gt;
Frasa adjektival adalah frasa yang intinya adalah kata sifat atau kata yang berfungsi sebagai kata sifat.&lt;br /&gt;
* Sangat indah&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Tinggi sekali&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Frasa Koordinatif ===&lt;br /&gt;
==== Subjek koordinatif ====&lt;br /&gt;
Subjek koordinatif adalah frasa yang berlaku sebagai subjek dalam kalimat yang terdiri dari dua atau lebih unsur subjek yang dihubungkan oleh konjungsi.&lt;br /&gt;
* Ayah dan ibu&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Siswa dan siswi&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
==== Objek Koordinatif ====&lt;br /&gt;
Objek koordinatif adalah frasa yang berlaku sebagai objek (kata benda) dalam kalimat yang terdiri dari dua atau lebih unsur objek yang dihubungkan oleh konjungsi.&lt;br /&gt;
* Buku dan pensil&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Meja atau kursi&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
==== Pelengkap Koordinatif ====&lt;br /&gt;
Pelengkap koordinatif adalah frasa yang berlaku sebagai pelengkap (kata sifat) dalam kalimat yang terdiri dari dua atau lebih unsur pelengkap yang dihubungkan oleh konjungsi.&lt;br /&gt;
* Cepat dan tepat&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Besar dan kecil&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
==== Keterangan Koordinatif ====&lt;br /&gt;
Keterangan koordinatid adalah frasa yang berlaku sebagai keterangan dalam kalimat yang terdiri dari dua atau lebih unsur keterangan yang dihubungkan oleh konjungsi.&lt;br /&gt;
* Di rumah dan di sekolah&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Pagi atau sore&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
# Badriyah, S. (n.d.). ''Pengertian Frasa: Ciri-Ciri, Dan Jenis-Jenisnya Yang perlu dipahami!''. Gramedia Literasi. https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-frasa/ &lt;br /&gt;
# Chaer, A. (2012). ''Linguistik Umum''. Jakarta: Rineka Cipta.&lt;br /&gt;
# Eriyanti, R. W., Syarifuddin, K. T., Datoh, K., &amp;amp; Yuliana, E. (2020). ''Linguistik Umum''. Ponorogo: CV Uwais Inspirasi Indonesia.&lt;br /&gt;
# Lauder, M. R., Yuwono, U., &amp;amp; Kushartanti. (2009). ''Pesona Bahasa Langkah Awal Memahami Linguistik''. Jakarta: Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SantosoDannika</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>http://glottopedia.org/index.php?title=Frasa&amp;diff=18945</id>
		<title>Frasa</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://glottopedia.org/index.php?title=Frasa&amp;diff=18945"/>
		<updated>2024-06-07T07:59:06Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SantosoDannika: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;== Definisi Frasa ==&lt;br /&gt;
Frasa adalah satuan gramatik yang terdiri dari dua kata atau lebih yang tidak melampaui batas fungsi (Chaer, 1997). Menurut Eriyanti, et al. (2020), frasa sering disebut sebagai gabungan kata gramatikal yang mengisi bagian pada fungsi sintaksis. Frasa tidak memiliki predikat seperti klausa, sehingga tidak dapat berdiri sendiri sebagai kalimat lengkap. Frasa dapat berfungsi sebagai subjek, predikat, objek, pelengkap, atau keterangan dalam sebuah kalimat. Gabungan kata yang memiliki morfem bebas seperti “ahli biologi” atau “tangan di atas” dapat dikatakan sebagai frasa. Frasa tidak bisa dipisahkan karena makna dalam kalimat akan berubah jika frasa dipisahkan. Contohnya pada kalimat yang diusulkan oleh Eriyanti, et al. (2020), “Indra memasak di dapur baru”. Ketika ingin memindahkan frasa “dapur baru”, pemindahan frasa itu harus dilakukan pada semua unsur frasa itu atau secara keseluruhan dan tidak bisa memindahkannya menjadi “Dapur Indra memasak di baru” karena pemindahan frasa yang dipisahkan akan menyebabkan makna kalimat menjadi tidak jelas. Menurut Sihombing dan Kentjono (2009) frasa dibagi menjadi tiga jenis yaitu, frasa eksosentris, frasa endosentris, dan frasa koordinatif. Berikut adalah penjelasannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis-Jenis Frasa ==&lt;br /&gt;
=== Frasa Eksosentris ===&lt;br /&gt;
Frasa eksosentris adalah frasa yang tidak memiliki konstruksi yang sama dengan komponen pembentuknya (Eriyanti, 2020). Dalam kata lain, frasa eksosentris adalah frasa yang salah satu pembentuknya adalah preposisi. Misalnya frasa “di rumah” pada kalimat “Kami bermain di rumah”. Ketika salah satu unsur pada frasa “di rumah” dihilangkan, maka frasa tersebut tidak dapat menduduki unsur keterangan dalam kalimat. Kalimat akan menjadi “Kami bermain di” atau “Kami bermain rumah”, dimana kalimat itu tidak dapat berterima maknanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Frasa Endosentris ===&lt;br /&gt;
Frasa endosentris adalah frasa yang memiliki distribusi yang setara, sehingga frasa tetap dapat digunakan apabila dihilangkan salah satu unsurnya (Eriyanti, 2020). Frasa endosentris juga dapat dipahami sebagai frasa yang mempunyai induk. Frasa endosentris memiliki komponen atasan dan komponen bawahan. Contohnya adalah frasa “kucing hitam” dalam kalimat “Saya melihat kucing hitam”, yang menjadi komponen atasan adalah “kucing” dan komponen bawahannya adalah “hitam”. Meskipun komponen bawahan dalam frasa “kucing hitam” dihilangkan, hal tersebut tidak mengubah makna kalimat, yaitu “Saya melihat kucing”. Dalam Frasa “kucing hitam” yang menjadi induknya adalah kucing yang menjadi frasa ini sebagai frasa nominal karena induknya adalah nomina. Induk frasa endosentris ditentukan oleh kelas kata atau jenisnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Frasa Koordinatif ===&lt;br /&gt;
Frasa koordinatif adalah frasa yang komponen pembentuknya bersifat sama atau sederajat. Frasa koordinatif dapat dihubungkan dengan penghubung karena memiliki bentuk yang sama atau sederajat. Contohnya adalah frasa “ayah (dan) ibu” atau “panjang (atau) pendek”, kedua contoh frasa itu dapat dihubungkan dengan penghubung dan, atau, maupun, tetapi, dan lain sebagainya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
== Contoh-Contoh Frasa ==&lt;br /&gt;
=== Frasa Eksosentris ===&lt;br /&gt;
==== Frasa Preposisional ====&lt;br /&gt;
Frasa preposisional adalah frasa yang diawali dengan preposisi dan diikuti oleh objek preposisi.&lt;br /&gt;
* Di atas meja&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Dengan cepat&lt;br /&gt;
==== Frasa Adverbial ====&lt;br /&gt;
Frasa adverbial adalah frasa yang berfungsi sebagai keterangan dalam kalimat dan memberikan informasi tambahan.&lt;br /&gt;
* Karena hujan&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Setelah makan&lt;br /&gt;
==== Frasa Idiomatik ====&lt;br /&gt;
Frasa idiomatik adalah frasa yang tidak dapat diterjemahkan secara harfiah, tetapi memiliki makna kiasan yang diakui secara umum.&lt;br /&gt;
* Kambing hitam&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Buah tangan&lt;br /&gt;
=== Frasa Endosentris ===&lt;br /&gt;
==== Frasa Nominal ==== &lt;br /&gt;
* Buku baru&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Rumah besar&lt;br /&gt;
==== Frasa Verbal ====&lt;br /&gt;
* Membaca buku&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Menulis surat&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
==== Frasa Adjektival ====&lt;br /&gt;
* Sangat indah&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Tinggi sekali&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Frasa Koordinatif ===&lt;br /&gt;
==== Subjek koordinatif ====&lt;br /&gt;
* Ayah dan ibu&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Siswa dan siswi&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
==== Objek Koordinatif ====&lt;br /&gt;
* Buku dan pensil&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Meja atau kursi&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
==== Pelengkap Koordinatif ====&lt;br /&gt;
* Cepat dan tepat&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Besar dan kecil&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
==== Keterangan Koordinatif ====&lt;br /&gt;
* Di rumah dan di sekolah&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Pagi atau sore&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
# Badriyah, S. (n.d.). ''Pengertian Frasa: Ciri-Ciri, Dan Jenis-Jenisnya Yang perlu dipahami!''. Gramedia Literasi. https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-frasa/ &lt;br /&gt;
# Chaer, A. (2012). ''Linguistik Umum''. Jakarta: Rineka Cipta.&lt;br /&gt;
# Eriyanti, R. W., Syarifuddin, K. T., Datoh, K., &amp;amp; Yuliana, E. (2020). ''Linguistik Umum''. Ponorogo: CV Uwais Inspirasi Indonesia.&lt;br /&gt;
# Lauder, M. R., Yuwono, U., &amp;amp; Kushartanti. (2009). ''Pesona Bahasa Langkah Awal Memahami Linguistik''. Jakarta: Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SantosoDannika</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>http://glottopedia.org/index.php?title=Talk:Conceptual_metaphor&amp;diff=18882</id>
		<title>Talk:Conceptual metaphor</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://glottopedia.org/index.php?title=Talk:Conceptual_metaphor&amp;diff=18882"/>
		<updated>2024-06-06T06:45:57Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SantosoDannika: Created page with &amp;quot;Hello Andyn! Thank you for your article. I think it's very great and i can understand conceptual methapors better, especially because you gave a lot of example. Once again tha...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Hello Andyn! Thank you for your article. I think it's very great and i can understand conceptual methapors better, especially because you gave a lot of example. Once again thank you and keep up the good work! :) --[[User:SantosoDannika|SantosoDannika]] ([[User talk:SantosoDannika|talk]]) 06:45, 6 June 2024 (UTC)&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SantosoDannika</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>http://glottopedia.org/index.php?title=Frasa&amp;diff=18880</id>
		<title>Frasa</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://glottopedia.org/index.php?title=Frasa&amp;diff=18880"/>
		<updated>2024-06-06T06:42:01Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SantosoDannika: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;== Definisi Frasa ==&lt;br /&gt;
Frasa adalah satuan gramatik yang terdiri dari dua kata atau lebih yang tidak melampaui batas fungsi (Chaer, 1997). Menurut Eriyanti, et al. (2020), frasa sering disebut sebagai gabungan kata gramatikal yang mengisi bagian pada fungsi sintaksis. Frasa tidak memiliki predikat seperti klausa, sehingga tidak dapat berdiri sendiri sebagai kalimat lengkap. Frasa dapat berfungsi sebagai subjek, predikat, objek, pelengkap, atau keterangan dalam sebuah kalimat. Gabungan kata yang memiliki morfem bebas seperti “ahli biologi” atau “tangan di atas” dapat dikatakan sebagai frasa. Frasa tidak bisa dipisahkan karena makna dalam kalimat akan berubah jika frasa dipisahkan. Contohnya pada kalimat yang diusulkan oleh Eriyanti, et al. (2020), “Indra memasak di dapur baru”. Ketika ingin memindahkan frasa “dapur baru”, pemindahan frasa itu harus dilakukan pada semua unsur frasa itu atau secara keseluruhan dan tidak bisa memindahkannya menjadi “Dapur Indra memasak di baru” karena pemindahan frasa yang dipisahkan akan menyebabkan makna kalimat menjadi tidak jelas. Menurut Sihombing dan Kentjono (2009) frasa dibagi menjadi tiga jenis yaitu, frasa eksosentris, frasa endosentris, dan frasa koordinatif. Berikut adalah penjelasannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis-Jenis Frasa ==&lt;br /&gt;
=== Frasa Eksosentris ===&lt;br /&gt;
Frasa eksosentris adalah frasa yang tidak memiliki konstruksi yang sama dengan komponen pembentuknya (Eriyanti, 2020). Dalam kata lain, frasa eksosentris adalah frasa yang salah satu pembentuknya adalah preposisi. Misalnya frasa “di rumah” pada kalimat “Kami bermain di rumah”. Ketika salah satu unsur pada frasa “di rumah” dihilangkan, maka frasa tersebut tidak dapat menduduki unsur keterangan dalam kalimat. Kalimat akan menjadi “Kami bermain di” atau “Kami bermain rumah”, dimana kalimat itu tidak dapat berterima maknanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Frasa Endosentris ===&lt;br /&gt;
Frasa endosentris adalah frasa yang memiliki distribusi yang setara, sehingga frasa tetap dapat digunakan apabila dihilangkan salah satu unsurnya (Eriyanti, 2020). Frasa endosentris juga dapat dipahami sebagai frasa yang mempunyai induk. Frasa endosentris memiliki komponen atasan dan komponen bawahan. Contohnya adalah frasa “kucing hitam” dalam kalimat “Saya melihat kucing hitam”, yang menjadi komponen atasan adalah “kucing” dan komponen bawahannya adalah “hitam”. Meskipun komponen bawahan dalam frasa “kucing hitam” dihilangkan, hal tersebut tidak mengubah makna kalimat, yaitu “Saya melihat kucing”. Dalam Frasa “kucing hitam” yang menjadi induknya adalah kucing yang menjadi frasa ini sebagai frasa nominal karena induknya adalah nomina. Induk frasa endosentris ditentukan oleh kelas kata atau jenisnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Frasa Koordinatif ===&lt;br /&gt;
Frasa koordinatif adalah frasa yang komponen pembentuknya bersifat sama atau sederajat. Frasa koordinatif dapat dihubungkan dengan penghubung karena memiliki bentuk yang sama atau sederajat. Contohnya adalah frasa “ayah (dan) ibu” atau “panjang (atau) pendek”, kedua contoh frasa itu dapat dihubungkan dengan penghubung dan, atau, maupun, tetapi, dan lain sebagainya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
== Contoh-Contoh Frasa ==&lt;br /&gt;
=== Frasa Eksosentris ===&lt;br /&gt;
==== Frasa Preposisional ====&lt;br /&gt;
* Di atas meja&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Dengan cepat&lt;br /&gt;
==== Frasa Adverbial ====&lt;br /&gt;
* Karena hujan&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Setelah makan&lt;br /&gt;
==== Frasa Idiomatik ====&lt;br /&gt;
* Kambing hitam&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Buah tangan&lt;br /&gt;
=== Frasa Endosentris ===&lt;br /&gt;
==== Frasa Nominal ==== &lt;br /&gt;
* Buku baru&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Rumah besar&lt;br /&gt;
==== Frasa Verbal ====&lt;br /&gt;
* Membaca buku&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Menulis surat&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
==== Frasa Adjektival ====&lt;br /&gt;
* Sangat indah&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Tinggi sekali&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Frasa Koordinatif ===&lt;br /&gt;
==== Subjek koordinatif ====&lt;br /&gt;
* Ayah dan ibu&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Siswa dan siswi&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
==== Objek Koordinatif ====&lt;br /&gt;
* Buku dan pensil&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Meja atau kursi&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
==== Pelengkap Koordinatif ====&lt;br /&gt;
* Cepat dan tepat&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Besar dan kecil&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
==== Keterangan Koordinatif ====&lt;br /&gt;
* Di rumah dan di sekolah&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Pagi atau sore&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
# Badriyah, S. (n.d.). ''Pengertian Frasa: Ciri-Ciri, Dan Jenis-Jenisnya Yang perlu dipahami!''. Gramedia Literasi. https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-frasa/ &lt;br /&gt;
# Chaer, A. (2012). ''Linguistik Umum''. Jakarta: Rineka Cipta.&lt;br /&gt;
# Eriyanti, R. W., Syarifuddin, K. T., Datoh, K., &amp;amp; Yuliana, E. (2020). ''Linguistik Umum''. Ponorogo: CV Uwais Inspirasi Indonesia.&lt;br /&gt;
# Lauder, M. R., Yuwono, U., &amp;amp; Kushartanti. (2009). ''Pesona Bahasa Langkah Awal Memahami Linguistik''. Jakarta: Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SantosoDannika</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>http://glottopedia.org/index.php?title=Frasa&amp;diff=18805</id>
		<title>Frasa</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://glottopedia.org/index.php?title=Frasa&amp;diff=18805"/>
		<updated>2024-06-05T08:55:44Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SantosoDannika: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;== Definisi Frasa ==&lt;br /&gt;
Frasa adalah satuan gramatik yang terdiri dari dua kata atau lebih yang tidak melampaui batas fungsi (Chaer, 1997). Menurut Eriyanti, et al. (2020), frasa sering disebut sebagai gabungan kata gramatikal yang mengisi bagian pada fungsi sintaksis. Frasa tidak memiliki predikat seperti klausa, sehingga tidak dapat berdiri sendiri sebagai kalimat lengkap. Frasa dapat berfungsi sebagai subjek, predikat, objek, pelengkap, atau keterangan dalam sebuah kalimat. Gabungan kata yang memiliki morfem bebas seperti “ahli biologi” atau “tangan di atas” dapat dikatakan sebagai frasa. Frasa tidak bisa dipisahkan karena makna dalam kalimat akan berubah jika frasa dipisahkan. Contohnya pada kalimat yang diusulkan oleh Eriyanti, et al. (2020), “Indra memasak di dapur baru”. Ketika ingin memindahkan frasa “dapur baru”, pemindahan frasa itu harus dilakukan pada semua unsur frasa itu atau secara keseluruhan dan tidak bisa memindahkannya menjadi “Dapur Indra memasak di baru” karena pemindahan frasa yang dipisahkan akan menyebabkan makna kalimat menjadi tidak jelas. Menurut Sihombing dan Kentjono (2009) frasa dibagi menjadi tiga jenis yaitu, frasa eksosentris, frasa endosentris, dan frasa koordinatif. Berikut adalah penjelasannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis-Jenis Frasa ==&lt;br /&gt;
=== Frasa Eksosentris ===&lt;br /&gt;
Frasa eksosentris adalah frasa yang tidak memiliki konstruksi yang sama dengan komponen pembentuknya (Eriyanti, 2020). Dalam kata lain, frasa eksosentris adalah frasa yang salah satu pembentuknya adalah preposisi. Misalnya frasa “di rumah” pada kalimat “Kami bermain di rumah”. Ketika salah satu unsur pada frasa “di rumah” dihilangkan, maka frasa tersebut tidak dapat menduduki unsur keterangan dalam kalimat. Kalimat akan menjadi “Kami bermain di” atau “Kami bermain rumah”, dimana kalimat itu tidak dapat berterima maknanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Frasa Endosentris ===&lt;br /&gt;
Frasa endosentris adalah frasa yang memiliki distribusi yang setara, sehingga frasa tetap dapat digunakan apabila dihilangkan salah satu unsurnya (Eriyanti, 2020). Frasa endosentris juga dapat dipahami sebagai frasa yang mempunyai induk. Frasa endosentris memiliki komponen atasan dan komponen bawahan. Contohnya adalah frasa “kucing hitam” dalam kalimat “Saya melihat kucing hitam”, yang menjadi komponen atasan adalah “kucing” dan komponen bawahannya adalah “hitam”. Meskipun komponen bawahan dalam frasa “kucing hitam” dihilangkan, hal tersebut tidak mengubah makna kalimat, yaitu “Saya melihat kucing”. Dalam Frasa “kucing hitam” yang menjadi induknya adalah kucing yang menjadi frasa ini sebagai frasa nominal karena induknya adalah nomina. Induk frasa endosentris ditentukan oleh kelas kata atau jenisnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Frasa Koordinatif ===&lt;br /&gt;
Frasa koordinatif adalah frasa yang komponen pembentuknya bersifat sama atau sederajat. Frasa koordinatif dapat dihubungkan dengan penghubung karena memiliki bentuk yang sama atau sederajat. Contohnya adalah frasa “ayah (dan) ibu” atau “panjang (atau) pendek”, kedua contoh frasa itu dapat dihubungkan dengan penghubung dan, atau, maupun, tetapi, dan lain sebagainya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
== Contoh-Contoh Frasa ==&lt;br /&gt;
=== Frasa Eksosentris ===&lt;br /&gt;
==== Frasa Preposisional ====&lt;br /&gt;
* Di atas meja&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Dengan cepat&lt;br /&gt;
==== Frasa Adverbial ====&lt;br /&gt;
* Karena hujan&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Setelah makan&lt;br /&gt;
==== Frasa Idiomatik ====&lt;br /&gt;
* Kambing hitam&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Buah tangan&lt;br /&gt;
=== Frasa Endosentris ===&lt;br /&gt;
==== Frasa Nominal ==== &lt;br /&gt;
* Buku baru&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Rumah besar&lt;br /&gt;
==== Frasa Verbal ====&lt;br /&gt;
* Membaca buku&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Menulis surat&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
==== Frasa Adjektival ====&lt;br /&gt;
* Sangat indah&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Tinggi sekali&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Frasa Koordinatif ===&lt;br /&gt;
==== Subjek koordinatif ====&lt;br /&gt;
* Ayah dan ibu&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Siswa dan siswi&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
==== Objek Koordinatif ====&lt;br /&gt;
* Buku dan pensil&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Meja atau kursi&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
==== Pelengkap Koordinatif ====&lt;br /&gt;
* Cepat dan tepat&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Besar dan kecil&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
==== Keterangan Koordinatif ====&lt;br /&gt;
* Di rumah dan di sekolah&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Pagi atau sore&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
# Badriyah, S. (n.d.). Pengertian Frasa: Ciri-Ciri, Dan Jenis-Jenisnya Yang perlu dipahami!. Gramedia Literasi. https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-frasa/ &lt;br /&gt;
# Chaer, A. (2012). ''Linguistik Umum''. Jakarta: Rineka Cipta.&lt;br /&gt;
# Eriyanti, R. W., Syarifuddin, K. T., Datoh, K., &amp;amp; Yuliana, E. (2020). ''Linguistik Umum''. Ponorogo: CV Uwais Inspirasi Indonesia.&lt;br /&gt;
# Lauder, M. R., Yuwono, U., &amp;amp; Kushartanti. (2009). ''Pesona Bahasa Langkah Awal Memahami Linguistik''. Jakarta: Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SantosoDannika</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>http://glottopedia.org/index.php?title=Frasa&amp;diff=18721</id>
		<title>Frasa</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://glottopedia.org/index.php?title=Frasa&amp;diff=18721"/>
		<updated>2024-05-30T07:52:25Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SantosoDannika: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;== Definisi Frasa ==&lt;br /&gt;
Frasa adalah satuan gramatik yang terdiri dari dua kata atau lebih yang tidak melampaui batas fungsi (Chaer, 1997). Menurut Eriyanti, et al. (2020), frasa sering disebut sebagai gabungan kata gramatikal yang mengisi bagian pada fungsi sintaksis. Frasa tidak memiliki predikat seperti klausa, sehingga tidak dapat berdiri sendiri sebagai kalimat lengkap. Frasa dapat berfungsi sebagai subjek, predikat, objek, pelengkap, atau keterangan dalam sebuah kalimat. Gabungan kata yang memiliki morfem bebas seperti “ahli biologi” atau “tangan di atas” dapat dikatakan sebagai frasa. Frasa tidak bisa dipisahkan karena makna dalam kalimat akan berubah jika frasa dipisahkan. Contohnya pada kalimat yang diusulkan oleh Eriyanti, et al. (2020), “Indra memasak di dapur baru”. Ketika ingin memindahkan frasa “dapur baru”, pemindahan frasa itu harus dilakukan pada semua unsur frasa itu atau secara keseluruhan dan tidak bisa memindahkannya menjadi “Dapur Indra memasak di baru” karena pemindahan frasa yang dipisahkan akan menyebabkan makna kalimat menjadi tidak jelas. Menurut Sihombing dan Kentjono (2009) frasa dibagi menjadi tiga jenis yaitu, frasa eksosentris, frasa endosentris, dan frasa koordinatif. Berikut adalah penjelasannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis-Jenis Frasa ==&lt;br /&gt;
=== Frasa Eksosentris ===&lt;br /&gt;
Frasa eksosentris adalah frasa yang tidak memiliki konstruksi yang sama dengan komponen pembentuknya (Eriyanti, 2020). Dalam kata lain, frasa eksosentris adalah frasa yang salah satu pembentuknya adalah preposisi. Misalnya frasa “di rumah” pada kalimat “Kami bermain di rumah”. Ketika salah satu unsur pada frasa “di rumah” dihilangkan, maka frasa tersebut tidak dapat menduduki unsur keterangan dalam kalimat. Kalimat akan menjadi “Kami bermain di” atau “Kami bermain rumah”, dimana kalimat itu tidak dapat berterima maknanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Frasa Endosentris ===&lt;br /&gt;
Frasa endosentris adalah frasa yang memiliki distribusi yang setara, sehingga frasa tetap dapat digunakan apabila dihilangkan salah satu unsurnya (Eriyanti, 2020). Frasa endosentris juga dapat dipahami sebagai frasa yang mempunyai induk. Frasa endosentris memiliki komponen atasan dan komponen bawahan. Contohnya adalah frasa “kucing hitam” dalam kalimat “Saya melihat kucing hitam”, yang menjadi komponen atasan adalah “kucing” dan komponen bawahannya adalah “hitam”. Meskipun komponen bawahan dalam frasa “kucing hitam” dihilangkan, hal tersebut tidak mengubah makna kalimat, yaitu “Saya melihat kucing”. Dalam Frasa “kucing hitam” yang menjadi induknya adalah kucing yang menjadi frasa ini sebagai frasa nominal karena induknya adalah nomina. Induk frasa endosentris ditentukan oleh kelas kata atau jenisnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Frasa Koordinatif ===&lt;br /&gt;
Frasa koordinatif adalah frasa yang komponen pembentuknya bersifat sama atau sederajat. Frasa koordinatif dapat dihubungkan dengan penghubung karena memiliki bentuk yang sama atau sederajat. Contohnya adalah frasa “ayah (dan) ibu” atau “panjang (atau) pendek”, kedua contoh frasa itu dapat dihubungkan dengan penghubung dan, atau, maupun, tetapi, dan lain sebagainya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
== Contoh-Contoh Frasa ==&lt;br /&gt;
=== Frasa Eksosentris ===&lt;br /&gt;
==== Frasa Preposisional ====&lt;br /&gt;
* Di atas meja&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Dengan cepat&lt;br /&gt;
==== Frasa Adverbial ====&lt;br /&gt;
* Karena hujan&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Setelah makan&lt;br /&gt;
==== Frasa Idiomatik ====&lt;br /&gt;
* Kambing hitam&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Buah tangan&lt;br /&gt;
=== Frasa Endosentris ===&lt;br /&gt;
==== Frasa Nominal ==== &lt;br /&gt;
* Buku baru&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Rumah besar&lt;br /&gt;
==== Frasa Verbal ====&lt;br /&gt;
* Membaca buku&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Menulis surat&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
==== Frasa Adjektival ====&lt;br /&gt;
* Sangat indah&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Tinggi sekali&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Frasa Koordinatif ===&lt;br /&gt;
==== Subjek koordinatif ====&lt;br /&gt;
* Ayah dan ibu&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Siswa dan siswi&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
==== Objek Koordinatif ====&lt;br /&gt;
* Buku dan pensil&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Meja atau kursi&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
==== Pelengkap Koordinatif ====&lt;br /&gt;
* Cepat dan tepat&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Besar dan kecil&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
==== Keterangan Koordinatif ====&lt;br /&gt;
* Di rumah dan di sekolah&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Pagi atau sore&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
# Chaer, A. (2012). ''Linguistik Umum''. Jakarta: Rineka Cipta.&lt;br /&gt;
# Eriyanti, R. W., Syarifuddin, K. T., Datoh, K., &amp;amp; Yuliana, E. (2020). ''Linguistik Umum''. Ponorogo: CV Uwais Inspirasi Indonesia.&lt;br /&gt;
# Lauder, M. R., Yuwono, U., &amp;amp; Kushartanti. (2009). ''Pesona Bahasa Langkah Awal Memahami Linguistik''. Jakarta: Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SantosoDannika</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>http://glottopedia.org/index.php?title=Talk:Frasa&amp;diff=18718</id>
		<title>Talk:Frasa</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://glottopedia.org/index.php?title=Talk:Frasa&amp;diff=18718"/>
		<updated>2024-05-30T07:48:30Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SantosoDannika: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Hallo Dannika! Thanks for the article, I was able to learn a lot more about 'Frasa'. If I could give a suggestion, it would be better if the examples are arranged separately from the description sentence or not in the same paragraph. But overall your article is very good. I was able to understand it well.--[[User:Tangkeallo|Tangkeallo]] ([[User talk:Tangkeallo|talk]]) 06:56, 30 May 2024 (UTC)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Hallo Quido! Thank you for your feedback, i really appreciate it! Now i have moved the examples in separate section :)--[[User:SantosoDannika|SantosoDannika]] ([[User talk:SantosoDannika|talk]]) 07:48, 30 May 2024 (UTC)&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SantosoDannika</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>http://glottopedia.org/index.php?title=Frasa&amp;diff=18717</id>
		<title>Frasa</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://glottopedia.org/index.php?title=Frasa&amp;diff=18717"/>
		<updated>2024-05-30T07:46:54Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SantosoDannika: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;== Definisi Frasa ==&lt;br /&gt;
Frasa adalah satuan gramatik yang terdiri dari dua kata atau lebih yang tidak melampaui batas fungsi (Chaer, 1997). Menurut Eriyanti, et al. (2020), frasa sering disebut sebagai gabungan kata gramatikal yang mengisi bagian pada fungsi sintaksis. Frasa tidak memiliki predikat seperti klausa, sehingga tidak dapat berdiri sendiri sebagai kalimat lengkap. Frasa dapat berfungsi sebagai subjek, predikat, objek, pelengkap, atau keterangan dalam sebuah kalimat. Gabungan kata yang memiliki morfem bebas seperti “ahli biologi” atau “tangan di atas” dapat dikatakan sebagai frasa. Frasa tidak bisa dipisahkan karena makna dalam kalimat akan berubah jika frasa dipisahkan. Contohnya pada kalimat yang diusulkan oleh Eriyanti, et al. (2020), “Indra memasak di dapur baru”. Ketika ingin memindahkan frasa “dapur baru”, pemindahan frasa itu harus dilakukan pada semua unsur frasa itu atau secara keseluruhan dan tidak bisa memindahkannya menjadi “Dapur Indra memasak di baru” karena pemindahan frasa yang dipisahkan akan menyebabkan makna kalimat menjadi tidak jelas. Menurut Sihombing dan Kentjono (2009) frasa dibagi menjadi tiga jenis yaitu, frasa eksosentris, frasa endosentris, dan frasa koordinatif. Berikut adalah penjelasannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis-Jenis Frasa ==&lt;br /&gt;
=== Frasa Eksosentris ===&lt;br /&gt;
Frasa eksosentris adalah frasa yang tidak memiliki konstruksi yang sama dengan komponen pembentuknya (Eriyanti, 2020). Dalam kata lain, frasa eksosentris adalah frasa yang salah satu pembentuknya adalah preposisi. Misalnya frasa “di rumah” pada kalimat “Kami bermain di rumah”. Ketika salah satu unsur pada frasa “di rumah” dihilangkan, maka frasa tersebut tidak dapat menduduki unsur keterangan dalam kalimat. Kalimat akan menjadi “Kami bermain di” atau “Kami bermain rumah”, dimana kalimat itu tidak dapat berterima maknanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Frasa Endosentris ===&lt;br /&gt;
Frasa endosentris adalah frasa yang memiliki distribusi yang setara, sehingga frasa tetap dapat digunakan apabila dihilangkan salah satu unsurnya (Eriyanti, 2020). Frasa endosentris juga dapat dipahami sebagai frasa yang mempunyai induk. Frasa endosentris memiliki komponen atasan dan komponen bawahan. Contohnya adalah frasa “kucing hitam” dalam kalimat “Saya melihat kucing hitam”, yang menjadi komponen atasan adalah “kucing” dan komponen bawahannya adalah “hitam”. Meskipun komponen bawahan dalam frasa “kucing hitam” dihilangkan, hal tersebut tidak mengubah makna kalimat, yaitu “Saya melihat kucing”. Dalam Frasa “kucing hitam” yang menjadi induknya adalah kucing yang menjadi frasa ini sebagai frasa nominal karena induknya adalah nomina. Induk frasa endosentris ditentukan oleh kelas kata atau jenisnya, sehingga frasa endosentris bisa berbentuk frasa nominal, frasa verbal, frasa adjektival, frasa adverbial, atau frasa numeralia.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Frasa Koordinatif ===&lt;br /&gt;
Frasa koordinatif adalah frasa yang komponen pembentuknya bersifat sama atau sederajat. Frasa koordinatif dapat dihubungkan dengan penghubung karena memiliki bentuk yang sama atau sederajat. Contohnya adalah frasa “ayah (dan) ibu” atau “panjang (atau) pendek”, kedua contoh frasa itu dapat dihubungkan dengan penghubung dan, atau, maupun, tetapi, dan lain sebagainya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
== Contoh-Contoh Frasa ==&lt;br /&gt;
=== Frasa Eksosentris ===&lt;br /&gt;
==== Frasa Preposisional ====&lt;br /&gt;
* Di atas meja&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Dengan cepat&lt;br /&gt;
==== Frasa Adverbial ====&lt;br /&gt;
* Karena hujan&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Setelah makan&lt;br /&gt;
==== Frasa Idiomatik ====&lt;br /&gt;
* Kambing hitam&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Buah tangan&lt;br /&gt;
=== Frasa Endosentris ===&lt;br /&gt;
==== Frasa Nominal ==== &lt;br /&gt;
* Buku baru&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Rumah besar&lt;br /&gt;
==== Frasa Verbal ====&lt;br /&gt;
* Membaca buku&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Menulis surat&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
==== Frasa Adjektival ====&lt;br /&gt;
* Sangat indah&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Tinggi sekali&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Frasa Koordinatif ===&lt;br /&gt;
==== Subjek koordinatif ====&lt;br /&gt;
* Ayah dan ibu&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Siswa dan siswi&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
==== Objek Koordinatif ====&lt;br /&gt;
* Buku dan pensil&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Meja atau kursi&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
==== Pelengkap Koordinatif ====&lt;br /&gt;
* Cepat dan tepat&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Besar dan kecil&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
==== Keterangan Koordinatif ====&lt;br /&gt;
* Di rumah dan di sekolah&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Pagi atau sore&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
# Chaer, A. (2012). ''Linguistik Umum''. Jakarta: Rineka Cipta.&lt;br /&gt;
# Eriyanti, R. W., Syarifuddin, K. T., Datoh, K., &amp;amp; Yuliana, E. (2020). ''Linguistik Umum''. Ponorogo: CV Uwais Inspirasi Indonesia.&lt;br /&gt;
# Lauder, M. R., Yuwono, U., &amp;amp; Kushartanti. (2009). ''Pesona Bahasa Langkah Awal Memahami Linguistik''. Jakarta: Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SantosoDannika</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>http://glottopedia.org/index.php?title=Talk:Metonimia&amp;diff=18668</id>
		<title>Talk:Metonimia</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://glottopedia.org/index.php?title=Talk:Metonimia&amp;diff=18668"/>
		<updated>2024-05-30T05:54:24Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SantosoDannika: Created page with &amp;quot;Hello Billy! I think your article is great and I got to understand Metonimia better. But I have a suggestion that you write the categories as a &amp;quot;Heading 2&amp;quot; (such as, &amp;quot;etimolog...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Hello Billy! I think your article is great and I got to understand Metonimia better. But I have a suggestion that you write the categories as a &amp;quot;Heading 2&amp;quot; (such as, &amp;quot;etimologi&amp;quot;, &amp;quot;fungsi&amp;quot;, &amp;quot;kelas metonimia&amp;quot;, and so on) so the readers can differentiate it between categories :)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
But other than that, your article is very great! Thank you!! --[[User:SantosoDannika|SantosoDannika]] ([[User talk:SantosoDannika|talk]]) 05:54, 30 May 2024 (UTC)&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SantosoDannika</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>http://glottopedia.org/index.php?title=Frasa&amp;diff=18634</id>
		<title>Frasa</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://glottopedia.org/index.php?title=Frasa&amp;diff=18634"/>
		<updated>2024-05-29T16:13:23Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SantosoDannika: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;== Definisi Frasa ==&lt;br /&gt;
Frasa adalah satuan gramatik yang terdiri dari dua kata atau lebih yang tidak melampaui batas fungsi (Chaer, 1997). Menurut Eriyanti, et al. (2020), frasa sering disebut sebagai gabungan kata gramatikal yang mengisi bagian pada fungsi sintaksis. Frasa tidak memiliki predikat seperti klausa, sehingga tidak dapat berdiri sendiri sebagai kalimat lengkap. Frasa dapat berfungsi sebagai subjek, predikat, objek, pelengkap, atau keterangan dalam sebuah kalimat. Gabungan kata yang memiliki morfem bebas seperti “ahli biologi” atau “tangan di atas” dapat dikatakan sebagai frasa. Frasa tidak bisa dipisahkan karena makna dalam kalimat akan berubah jika frasa dipisahkan. Contohnya pada kalimat yang diusulkan oleh Eriyanti, et al. (2020), “Indra memasak di dapur baru”. Ketika ingin memindahkan frasa “dapur baru”, pemindahan frasa itu harus dilakukan pada semua unsur frasa itu atau secara keseluruhan dan tidak bisa memindahkannya menjadi “Dapur Indra memasak di baru” karena pemindahan frasa yang dipisahkan akan menyebabkan makna kalimat menjadi tidak jelas. Menurut Sihombing dan Kentjono (2009) frasa dibagi menjadi tiga jenis yaitu, frasa eksosentris, frasa endosentris, dan frasa koordinatif. Berikut adalah penjelasannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis-Jenis Frasa ==&lt;br /&gt;
* '''Frasa Eksosentris'''&lt;br /&gt;
Frasa eksosentris adalah frasa yang tidak memiliki konstruksi yang sama dengan komponen pembentuknya (Eriyanti, 2020). Dalam kata lain, frasa eksosentris adalah frasa yang salah satu pembentuknya adalah preposisi. Misalnya frasa “di rumah” pada kalimat “Kami bermain di rumah”. Ketika salah satu unsur pada frasa “di rumah” dihilangkan, maka frasa tersebut tidak dapat menduduki unsur keterangan dalam kalimat. Kalimat akan menjadi “Kami bermain di” atau “Kami bermain rumah”, dimana kalimat itu tidak dapat berterima maknanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''Frasa Endosentris'''&lt;br /&gt;
Frasa endosentris adalah frasa yang memiliki distribusi yang setara, sehingga frasa tetap dapat digunakan apabila dihilangkan salah satu unsurnya (Eriyanti, 2020). Frasa endosentris juga dapat dipahami sebagai frasa yang mempunyai induk. Frasa endosentris memiliki komponen atasan dan komponen bawahan. Contohnya adalah frasa “kucing hitam” dalam kalimat “Saya melihat kucing hitam”, yang menjadi komponen atasan adalah “kucing” dan komponen bawahannya adalah “hitam”. Meskipun komponen bawahan dalam frasa “kucing hitam” dihilangkan, hal tersebut tidak mengubah makna kalimat, yaitu “Saya melihat kucing”. Dalam Frasa “kucing hitam” yang menjadi induknya adalah kucing yang menjadi frasa ini sebagai frasa nominal karena induknya adalah nomina. Induk frasa endosentris ditentukan oleh kelas kata atau jenisnya, sehingga frasa endosentris bisa berbentuk frasa nominal, frasa verbal, frasa adjektival, frasa adverbial, atau frasa numeralia.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''Frasa Koordinatif'''&lt;br /&gt;
Frasa koordinatif adalah frasa yang komponen pembentuknya bersifat sama atau sederajat. Frasa koordinatif dapat dihubungkan dengan penghubung karena memiliki bentuk yang sama atau sederajat. Contohnya adalah frasa “ayah (dan) ibu” atau “panjang (atau) pendek”, kedua contoh frasa itu dapat dihubungkan dengan penghubung dan, atau, maupun, tetapi, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== '''Referensi:''' ===&lt;br /&gt;
# Chaer, A. (2012). ''Linguistik Umum''. Jakarta: Rineka Cipta.&lt;br /&gt;
# Eriyanti, R. W., Syarifuddin, K. T., Datoh, K., &amp;amp; Yuliana, E. (2020). ''Linguistik Umum''. Ponorogo: CV Uwais Inspirasi Indonesia.&lt;br /&gt;
# Lauder, M. R., Yuwono, U., &amp;amp; Kushartanti. (2009). ''Pesona Bahasa Langkah Awal Memahami Linguistik''. Jakarta: Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SantosoDannika</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>http://glottopedia.org/index.php?title=User:Wohlgemuth/penyusunan&amp;diff=18630</id>
		<title>User:Wohlgemuth/penyusunan</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://glottopedia.org/index.php?title=User:Wohlgemuth/penyusunan&amp;diff=18630"/>
		<updated>2024-05-29T16:06:01Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SantosoDannika: /* Division of labor */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Requirements:==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* minimum 2000 to 2500 bytes of article content&lt;br /&gt;
* properly formatted&lt;br /&gt;
* properly sourced (books and online)&lt;br /&gt;
* no copyright issues&lt;br /&gt;
* correct definitions&lt;br /&gt;
* proper language&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Division of labor==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &amp;lt;nowiki&amp;gt;~~~ : [[Lemma]]&amp;lt;/nowiki&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:MZnursardi|MZnursardi]] ([[User talk:MZnursardi|talk]]) : [[Bahasa Perantara]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Marva|Marva]] ([[User talk:Marva|talk]]) : [[Basa Walikan]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Szasa|Szasa]] ([[User talk:Szasa|talk]]) : [[Denglisch]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Anestyanh|Anestyanh]] ([[User talk:Anestyanh|talk]]) : [[Antonimi]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:HansJonathanAM|HansJonathanAM]] ([[User talk:HansJonathanAM|talk]]) : [[Hiponim]], [[Hipernim]], [[Hiponimi]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Avizzardhy|Avizzardhy]] ([[User talk:Avizzardhy|talk]]) : [[Leksem]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Asyaasyrd|Asyaasyrd]] ([[User talk:Asyaasyrd|talk]]) [[Dactyl]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:AnnisaZA|AnnisaZA]] ([[User talk:AnnisaZA|talk]]) : [[Root Word]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Safira|Safira]] ([[User talk:Safira|talk]]) [[Stylistics]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Adli.Rifqi|Adli.Rifqi]] ([[User talk:Adli.Rifqi|talk]]) : [[Apocope]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Tangkeallo|Tangkeallo]] ([[User talk:Tangkeallo|talk]]) : [[Implikatur]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Eliyunint|Eliyunint]] ([[User talk:Eliyunint|talk]]) : [[Slang]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Taskyazahr|Taskyazahr]] ([[User talk:Taskyazahr|talk]]) : [[Homofon]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Zahirah|Zahirah]] ([[User talk:Zahirah|talk]]) [[Fonem]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Vincent|Vincent]] ([[User talk:Vincent|talk]]) : [[Indonesian Language Change]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User: Salwaa|Salwaa]] ([[User talk: Salwaa|talk]]) : [[Collocation]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Brigittaaemilia|Brigittaaemilia]] ([[User talk:Brigittaaemilia|talk]]) : [[Deiksis]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:BangkitP|BangkitP]] ([[User talk:BangkitP|talk]]) : [[Maksim Percakapan]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Billy|Billy]] ([[User talk:Billy|talk]]) : [[Metonimia]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Ulisng|Ulisng]] ([[User talk:Ulisng|talk]]) : [[Morfem]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:AriefL|AriefL]] ([[User talk:AriefL|talk]]) : [[Directive]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Aurora1823|Aurora1823]] ([[User talk:Aurora1823|talk]]) : [[Singaporean English]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Savio123|Savio123]] ([[User talk:Savio123|talk]]) : [[Illocution]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Putmir|Putmir]] ([[User talk:Putmir|talk]]) : [[Dialect]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Nathasa|Nathasa]] ([[User talk:Nathasa|talk]]) : [[Hedge]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Saphirar|Saphirar]] ([[User talk:Saphirar|talk]]) : [[Protasis]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Haritsfatih27|Haritsfatih27]] ([[User talk:Haritsfatih27|talk]]) : [[Sociophonetic]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Andynsaffa|Andynsaffa]] ([[User talk:Andynsaffa|talk]]) : [[Conceptual Metaphors]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Terran|Terran]] ([[User talk:Terran|talk]]) : [[Punctuation]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Paulinearl|Paulinearl]] ([[User talk:Paulinearl|talk]]) : [[System Requirement]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Putkhairr|Putkhairr]] ([[User talk:Putkhairr|talk]]) : [[Innovation]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:SantosoDannika|SantosoDannika]] ([[User talk:SantosoDannika|talk]]) : [[Frasa]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SantosoDannika</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>http://glottopedia.org/index.php?title=User:Wohlgemuth/penyusunan&amp;diff=18629</id>
		<title>User:Wohlgemuth/penyusunan</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://glottopedia.org/index.php?title=User:Wohlgemuth/penyusunan&amp;diff=18629"/>
		<updated>2024-05-29T16:05:42Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SantosoDannika: /* Division of labor */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Requirements:==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* minimum 2000 to 2500 bytes of article content&lt;br /&gt;
* properly formatted&lt;br /&gt;
* properly sourced (books and online)&lt;br /&gt;
* no copyright issues&lt;br /&gt;
* correct definitions&lt;br /&gt;
* proper language&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Division of labor==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &amp;lt;nowiki&amp;gt;~~~ : [[Lemma]]&amp;lt;/nowiki&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:MZnursardi|MZnursardi]] ([[User talk:MZnursardi|talk]]) : [[Bahasa Perantara]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Marva|Marva]] ([[User talk:Marva|talk]]) : [[Basa Walikan]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Szasa|Szasa]] ([[User talk:Szasa|talk]]) : [[Denglisch]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Anestyanh|Anestyanh]] ([[User talk:Anestyanh|talk]]) : [[Antonimi]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:HansJonathanAM|HansJonathanAM]] ([[User talk:HansJonathanAM|talk]]) : [[Hiponim]], [[Hipernim]], [[Hiponimi]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Avizzardhy|Avizzardhy]] ([[User talk:Avizzardhy|talk]]) : [[Leksem]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Asyaasyrd|Asyaasyrd]] ([[User talk:Asyaasyrd|talk]]) [[Dactyl]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:AnnisaZA|AnnisaZA]] ([[User talk:AnnisaZA|talk]]) : [[Root Word]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Safira|Safira]] ([[User talk:Safira|talk]]) [[Stylistics]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Adli.Rifqi|Adli.Rifqi]] ([[User talk:Adli.Rifqi|talk]]) : [[Apocope]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Tangkeallo|Tangkeallo]] ([[User talk:Tangkeallo|talk]]) : [[Implikatur]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Eliyunint|Eliyunint]] ([[User talk:Eliyunint|talk]]) : [[Slang]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Taskyazahr|Taskyazahr]] ([[User talk:Taskyazahr|talk]]) : [[Homofon]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Zahirah|Zahirah]] ([[User talk:Zahirah|talk]]) [[Fonem]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Vincent|Vincent]] ([[User talk:Vincent|talk]]) : [[Indonesian Language Change]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User: Salwaa|Salwaa]] ([[User talk: Salwaa|talk]]) : [[Collocation]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Brigittaaemilia|Brigittaaemilia]] ([[User talk:Brigittaaemilia|talk]]) : [[Deiksis]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:BangkitP|BangkitP]] ([[User talk:BangkitP|talk]]) : [[Maksim Percakapan]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Billy|Billy]] ([[User talk:Billy|talk]]) : [[Metonimia]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Ulisng|Ulisng]] ([[User talk:Ulisng|talk]]) : [[Morfem]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:AriefL|AriefL]] ([[User talk:AriefL|talk]]) : [[Directive]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Aurora1823|Aurora1823]] ([[User talk:Aurora1823|talk]]) : [[Singaporean English]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Savio123|Savio123]] ([[User talk:Savio123|talk]]) : [[Illocution]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Putmir|Putmir]] ([[User talk:Putmir|talk]]) : [[Dialect]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Nathasa|Nathasa]] ([[User talk:Nathasa|talk]]) : [[Hedge]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Saphirar|Saphirar]] ([[User talk:Saphirar|talk]]) : [[Protasis]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Haritsfatih27|Haritsfatih27]] ([[User talk:Haritsfatih27|talk]]) : [[Sociophonetic]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Andynsaffa|Andynsaffa]] ([[User talk:Andynsaffa|talk]]) : [[Conceptual Metaphors]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Terran|Terran]] ([[User talk:Terran|talk]]) : [[Punctuation]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Paulinearl|Paulinearl]] ([[User talk:Paulinearl|talk]]) : [[System Requirement]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Putkhairr|Putkhairr]] ([[User talk:Putkhairr|talk]]) : [[Innovation]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SantosoDannika</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>http://glottopedia.org/index.php?title=User:SantosoDannika&amp;diff=18623</id>
		<title>User:SantosoDannika</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://glottopedia.org/index.php?title=User:SantosoDannika&amp;diff=18623"/>
		<updated>2024-05-29T15:57:06Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SantosoDannika: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;'''Dannika Sulistyana Santoso (Dannika)'''&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hello! I'm an undergraduate student at Program Studi Jerman, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Not an expert in linguistic, but I have a huge interest in studying lingustic.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
'''Article'''&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
[http://glottopedia.org/index.php/User:SantosoDannika/Draft Frasa (in progress)]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SantosoDannika</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>http://glottopedia.org/index.php?title=Frasa&amp;diff=18622</id>
		<title>Frasa</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://glottopedia.org/index.php?title=Frasa&amp;diff=18622"/>
		<updated>2024-05-29T15:53:50Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SantosoDannika: Created page with &amp;quot;== Definisi Frasa == Frasa adalah satuan gramatik yang terdiri dari dua kata atau lebih yang tidak melampaui batas fungsi (Chaer, 1997). Menurut Eriyanti, et al. (2020), frasa...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;== Definisi Frasa ==&lt;br /&gt;
Frasa adalah satuan gramatik yang terdiri dari dua kata atau lebih yang tidak melampaui batas fungsi (Chaer, 1997). Menurut Eriyanti, et al. (2020), frasa sering disebut sebagai gabungan kata gramatikal yang mengisi bagian pada fungsi sintaksis. Frasa tidak memiliki predikat seperti klausa, sehingga tidak dapat berdiri sendiri sebagai kalimat lengkap. Frasa dapat berfungsi sebagai subjek, predikat, objek, pelengkap, atau keterangan dalam sebuah kalimat. Gabungan kata yang memiliki morfem bebas seperti “ahli biologi” atau “tangan di atas” dapat dikatakan sebagai frasa. Frasa tidak bisa dipisahkan karena makna dalam kalimat akan berubah jika frasa dipisahkan. Contohnya pada kalimat yang diusulkan oleh Eriyanti, et al. (2020), “Indra memasak di dapur baru”. Ketika ingin memindahkan frasa “dapur baru”, pemindahan frasa itu harus dilakukan pada semua unsur frasa itu atau secara keseluruhan dan tidak bisa memindahkannya menjadi “Dapur Indra memasak di baru” karena pemindahan frasa yang dipisahkan akan menyebabkan makna kalimat menjadi tidak jelas. Menurut Sihombing dan Kentjono (2009) frasa dibagi menjadi tiga jenis yaitu, frasa eksosentris, frasa endosentris, dan frasa koordinatif. Berikut adalah penjelasannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis-Jenis Frasa ==&lt;br /&gt;
* '''Frasa Eksosentris'''&lt;br /&gt;
Frasa eksosentris adalah frasa yang tidak memiliki konstruksi yang sama dengan komponen pembentuknya (Eriyanti, 2020). Dalam kata lain, frasa eksosentris adalah frasa yang salah satu pembentuknya adalah preposisi. Misalnya frasa “di rumah” pada kalimat “Kami bermain di rumah”. Ketika salah satu unsur pada frasa “di rumah” dihilangkan, maka frasa tersebut tidak dapat menduduki unsur keterangan dalam kalimat. Kalimat akan menjadi “Kami bermain di” atau “Kami bermain rumah”, dimana kalimat itu tidak dapat berterima maknanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''Frasa Endosentris'''&lt;br /&gt;
Frasa endosentris adalah frasa yang memiliki distribusi yang setara, sehingga frasa tetap dapat digunakan apabila dihilangkan salah satu unsurnya (Eriyanti, 2020). Frasa endosentris juga dapat dipahami sebagai frasa yang mempunyai induk. Frasa endosentris memiliki komponen atasan dan komponen bawahan. Contohnya adalah frasa “kucing hitam” dalam kalimat “Saya melihat kucing hitam”, yang menjadi komponen atasan adalah “kucing” dan komponen bawahannya adalah “hitam”. Meskipun komponen bawahan dalam frasa “kucing hitam” dihilangkan, hal tersebut tidak mengubah makna kalimat, yaitu “Saya melihat kucing”. Dalam Frasa “kucing hitam” yang menjadi induknya adalah kucing yang menjadi frasa ini sebagai frasa nominal karena induknya adalah nomina. Induk frasa endosentris ditentukan oleh kelas kata atau jenisnya, sehingga frasa endosentris bisa berbentuk frasa nominal, frasa verbal, frasa adjektival, frasa adverbial, atau frasa numeralia.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''Frasa Koordinatif'''&lt;br /&gt;
Frasa koordinatif adalah frasa yang komponen pembentuknya bersifat sama atau sederajat. Frasa koordinatif dapat dihubungkan dengan penghubung karena memiliki bentuk yang sama atau sederajat. Contohnya adalah frasa “ayah (dan) ibu” atau “panjang (atau) pendek”, kedua contoh frasa itu dapat dihubungkan dengan penghubung dan, atau, maupun, tetapi, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== '''Sumber:''' ===&lt;br /&gt;
# Chaer, A. (2012). ''Linguistik Umum''. Jakarta: Rineka Cipta.&lt;br /&gt;
# Eriyanti, R. W., Syarifuddin, K. T., Datoh, K., &amp;amp; Yuliana, E. (2020). ''Linguistik Umum''. Ponorogo: CV Uwais Inspirasi Indonesia.&lt;br /&gt;
# Lauder, M. R., Yuwono, U., &amp;amp; Kushartanti. (2009). ''Pesona Bahasa Langkah Awal Memahami Linguistik''. Jakarta: Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SantosoDannika</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>http://glottopedia.org/index.php?title=User:SantosoDannika&amp;diff=18306</id>
		<title>User:SantosoDannika</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://glottopedia.org/index.php?title=User:SantosoDannika&amp;diff=18306"/>
		<updated>2024-05-15T12:25:07Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SantosoDannika: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;'''Dannika Sulistyana Santoso (Dannika)'''&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hello! I'm an undergraduate student at Program Studi Jerman, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Not an expert in linguistic, but I have a huge interest in studying lingustic.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SantosoDannika</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>http://glottopedia.org/index.php?title=User:SantosoDannika&amp;diff=18305</id>
		<title>User:SantosoDannika</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://glottopedia.org/index.php?title=User:SantosoDannika&amp;diff=18305"/>
		<updated>2024-05-15T12:23:37Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SantosoDannika: Created page with &amp;quot;Hello! I'm an undergraduate student at Program Studi Jerman, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia. Not an expert in linguistic, but I have a huge interest i...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Hello! I'm an undergraduate student at Program Studi Jerman, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia.&lt;br /&gt;
Not an expert in linguistic, but I have a huge interest in studying lingustic.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SantosoDannika</name></author>
		
	</entry>
	<entry>
		<id>http://glottopedia.org/index.php?title=User:Wohlgemuth/penyusunan&amp;diff=18302</id>
		<title>User:Wohlgemuth/penyusunan</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://glottopedia.org/index.php?title=User:Wohlgemuth/penyusunan&amp;diff=18302"/>
		<updated>2024-05-15T12:19:08Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SantosoDannika: /* Division of labor */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Requirements:==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* 2000 to 2500 bytes of article name space content&lt;br /&gt;
* properly formatted&lt;br /&gt;
* properly sourced (books and online)&lt;br /&gt;
* no copyright issues&lt;br /&gt;
* correct definitions&lt;br /&gt;
* proper language&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Division of labor==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &amp;lt;nowiki&amp;gt;~~~ : [[Lemma]]&amp;lt;/nowiki&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:MZnursardi|MZnursardi]] ([[User talk:MZnursardi|talk]]) : [[Bahasa Perantara]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Marva|Marva]] ([[User talk:Marva|talk]]) : [[Basa Walikan]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Szasa|Szasa]] ([[User talk:Szasa|talk]]) : [[Denglisch]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Anestyanh|Anestyanh]] ([[User talk:Anestyanh|talk]]) : [[Antonimi]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:HansJonathanAM|HansJonathanAM]] ([[User talk:HansJonathanAM|talk]]) : [[Hiponim]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Avizzardhy|Avizzardhy]] ([[User talk:Avizzardhy|talk]]) : [[Leksem]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Asyaasyrd|Asyaasyrd]] ([[User talk:Asyaasyrd|talk]]) [[Dactyl]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:AnnisaZA|AnnisaZA]] ([[User talk:AnnisaZA|talk]]) : [[Root Word]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Safira|Safira]] ([[User talk:Safira|talk]]) [[Stylistics]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Adli.Rifqi|Adli.Rifqi]] ([[User talk:Adli.Rifqi|talk]]) : [[Apocope]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Tangkeallo|Tangkeallo]] ([[User talk:Tangkeallo|talk]]) : [[Implikatur]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Eliyunint|Eliyunint]] ([[User talk:Eliyunint|talk]]) : [[Slang]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Taskyazahr|Taskyazahr]] ([[User talk:Taskyazahr|talk]]) : [[Homofon]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Zahirah|Zahirah]] ([[User talk:Zahirah|talk]]) [[Fonem]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Vincent|Vincent]] ([[User talk:Vincent|talk]]) : [[Language Change]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User: Salwaa|Salwaa]] ([[User talk: Salwaa|talk]]) : [[Language Acquisition]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Brigittaaemilia|Brigittaaemilia]] ([[User talk:Brigittaaemilia|talk]]) : [[Polylexicality]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:BangkitP|BangkitP]] ([[User talk:BangkitP|talk]]) : [[Simile]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Billy|Billy]] ([[User talk:Billy|talk]]) : [[Metonimia]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Ulisng|Ulisng]] ([[User talk:Ulisng|talk]]) : [[Morfem]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:AriefL|AriefL]] ([[User talk:AriefL|talk]]) : [[Directive]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Aurora1823|Aurora1823]] ([[User talk:Aurora1823|talk]]) : [[Singaporean English]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Savio123|Savio123]] ([[User talk:Savio123|talk]]) : [[Illocution]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Putmir|Putmir]] ([[User talk:Putmir|talk]]) : [[Dialect]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Nathasa|Nathasa]] ([[User talk:Nathasa|talk]]) : [[Hedge]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Saphirar|Saphirar]] ([[User talk:Saphirar|talk]]) : [[Declarative Phonology]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:Haritsfatih27|Haritsfatih27]] ([[User talk:Haritsfatih27|talk]]) : [[Voice Onset Time]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[User:SantosoDannika|SantosoDannika]] ([[User talk:SantosoDannika|talk]]) : [[Frasa]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SantosoDannika</name></author>
		
	</entry>
</feed>